MEDIA SOSIAL
BARU DENGAN MEDIA SOSIAL LAMA
Rohmah Setya
Putri
Jurusan Ilmu
Komunikasi
UNIVERSITAS
TRUNOJOYO MADURA
Rohmah.setya.putri@gmail.com
Abstrak
Media sosial membuat para pengguna yang ada di seluruh dunia bisa saling
berinteraksi, akan tetapi para pengguna media social ini juga melupakan bahwa
mereka memiliki dunia yang nyata. Jika ingin menggunakan media social ini maka
para pengguna harus terhubung dengan jaringan internet, karena media social ini
mengharuskan para penggunanya untuk online agar bisa saling berinteraksi antar
seama pengguna. Seiring perkembangannya, media social telah diperbarui dengan
seiring berkembangnya jaman juga. Jika dahulu pada tahun 2007 sedang boomingnya
salah satu media social yang bernama “Friendster” maka pada tahun 2015 ini para
pengguna lebih suka memakai “Facebook, Instagram, Path dll”. Padahal
“friendster” merupakan pelopor situs jejaring social. Penyebab ‘friendster’
sekarang tidak ada adalah friendster tidak memiliki newsfeed. Contohnya saja
para remaja sekarang lebih senang memakai akun facebook karena akun facebook
ini bisa menyambung dari beberapa situs jejaring social yang lain seperti
instagram, twitter yang bisa langsung dibagikan ke facebook, selain itu cara
mendaftar facebook pun tidak sulit.
Kata Kunci: Media Sosial, Internet, Online.
PENDAHULUAN
Media
sosial merupakan salah satu dari perkembangan media baru. Media sosial
merupakan saluran atau saran pergaulan sosial
yang dilakukan secara online dan dilakukan di dunia maya(internet). Para
pengguna media sosial saling berkomunikasi, saling berinteraksi, saling
berkirim-pesan, dan saling berbagi suatu hal.
Pada
saat sekarang ini, demam media sosial begitu mewabah di kalangan masyarakat
Indonesia, terutama bagi kaum remaja. Demam media sosial ini tentunya cukup
memberi pengaruh pada perubahan sosial dan budaya yang ada di Indonesia.
Apalagi antusias para remaja yang selalu update status di facebook, atau selalu
berfoto kemudian di upload di instagram. Dengan semakin barunya media sosial
ini maka para pengguna semakin menyukai media sosial dan semakin menggilai
media sosial. Apalagi aplikasi media sosial sekarang telah hadir di smartphone
mereka dan aplikasi tersebut tidak berbayar, hanya perlu punya paketan internet
atau Wifi maka semakin mudahlah mereka berinteraksi menggunakan media sosial
tersebut. Mereka tinggal mendownload akun media sosial yang mereka ingin lalu
di install.
Sedangkan
pada tahun 2007-an tidak banyak masyarakat yang telah memiliki smartphone,
bahkan mungkin hanya segelintir orang saja yang mampu membeli smartphone,
sehingga untuk memiliki akun media sosial sangatlah sulit dan ribet. Karena
untuk membuat akunnya maka mereka harus ke warnet(warung internet) dan itu
hanya dibatasi oleh seberapa cukup uang yang dia miliki dan itu hanya cukup
untuk beberapa jam saja. Atau mereka
harus mempunyai komputer dan koneksi internet di rumah mereka.
Sehingga
pada saat tahun 2007-an media sosial yang ada tidak banyak yang mengetahui dan
bahkan ada beberapa jejaring sosial yang menghilang dengan seiring dengan
perkembangan teknologi dan jejaring sosial. Dan pada saat ini maka yang berjaya
adalah media sosial yang sekarang ada, contohnya adalah instagram, twitter,
path dll.
RUMUSAN MASALAH
Apa yang membuat pembedaan
media sosial baru dengan media sosial lama?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 MEDIA BARU
Media
baru didefinisikan sebagai bentuk komunikasi media massa yang menggunakan
perangkat elektronik, seperti Internet, CD-ROM, World Wide Web, video games,
media interaktif dan lain sebagainya. Media baru adalah media yang terbentuk
dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya.
Media baru mengacu pada media massa yang berbasis teknologi informasi, digital
dan melibatkan jaringan komunikasi baru-internet. Internet dijadikan sebagai
komponen New Media karena dengan adanya internet kita dapat mengakses berbagai
informasi dimanapun kita berada. Internet memudahkan kita untuk melakukan
sebuah interaksi sosial dengan manusia sekitar. Media baru juga mempunyai
komponen lain yaitu : Handphone, dan Komputer. Handphone/Smartphone dapat
dijadikan sebagai komponen New media karena dengan Smartphone kita dapat
mengakses beberapa situs jejaring sosial. Komputer dijadikan sebagai komponen
new media juga karena komputer juga dapat meudahkan kita mendapatkan informasi.
Hal
yang paling mendasari munculnya media baru ini bukankarena bentuk kontenya yang
berupa konten digital, melainkan siklus kedinamisan dari konten media baru dan
hubungannya yang interaktif dengan pengguna. Siklus media baru yang dinamis
ini, diibaratkan seperti berupa pergerakan, pernafasan, dan aliran dengan
gairah yang berdetak di satu waktu(real time).
Media
baru ditandai dengan adanya konvergensi media dan tingkat partisipasi yang
tinggi. Konvergensi media merajuk pada ‘One Screen’ dimana lewat satu layar
terdapat platform media yang berbeda-beda. Media baru atau yang dikenal juga sebagai
‘second media age’ ini memiliki karakteristik tingginya volume interaksi,
kebebasan bicara, ‘perkumpulan maya’ untuk diskusi kelompok yang difasilitasi
komputer dan pertukaran informasi yang mengandalkan multiple source.
Salah
satu aplikasi New Media adalah Jejaring Sosial. Istilah jejaring sosial pada
dasarnya berhubungan dengan fungsinya dalam komunitas atau grup, seperti
Facebook,MySpace, Linkedlin. Seringkali jaringan sosial juga termasuk media
sosial yang memfasilitasi interaksi dan percakapan antar penggunanya.
Pakar komunikasi Denis
McQuail dalam Teori Komunikasi Massa (2011) menjelaskan, cirri-ciri utama media
baru yaitu :
-
Adanya saling
keterhubungan (interkonektivitas).
-
Aksesnya
terhadap khalayak individu sebagai penerima maupun pengirim pesan.
-
Interaktivitasnya.
-
Kegunaan yang
beragam sebagai karakter yang terbuka.
-
Sifatnya yang
ada dimana-mana.
Beberapa contoh aplikasi
didalam internet yang mengembangkan new media, yaitu :
-
Google,
altavista, yahoo dan website sejensinya yang merupakan aplikasi pencarian
sejumlah kata yang terdapat didalam website untuk mencari berita.
-
CNN, BBC,
detik, okezone dan berbagai website sejenisnya yang dibuat untuk memberikan
berita secara cepat sebagai pengganti Koran/majalah.
-
Youtube,seleb.tv
, metacave dan website sejenisnya yang menyediakan layan membagikan video atau
menampilkannya sebagai sarana hiburan dan berita secara audio visual.
-
Twitter,
facebook, friendster dan website sejenisnya yang menyediakan layan mini blog
dan social network sebagai saran komunikasi langsung yang sengaja dibagikan
kepada publik.
-
BSE,
e-deukasi.net, academia.net, slideshare.net yang menyediakan layanan pendidikan
secara online berupa pembahasan-pembahasan materi pendidikan dan ada yang
menyediakan buku elektronik (e-book), dsb.
2.2 MEDIA SOSIAL
Media
sosial merupakan saluran atau saran pergaulan sosial yang dilakukan secara online dan dilakukan di
dunia maya(internet). Istilah media sosial juga sering digunakan untuk media
yang mendesain dengan tujuan berbagi pesan, mudah digunakan untuk mengirim
maupun menerima pesan tanpa mengeluarkan biaya. Media sosial juga menggunakan
cara berkomunikasi yang berbeda dengan yang ada sebelumnya, seperti text
messaging (chat), electronic buletin boards (mem-posting respon) –lewat ‘wall’
di facebook misalnya dan foto album digital. Media sosial juga menjadi saran
untuk membentuk kepribadian ‘baru’ yang sifatnya anonim dengan kesamaan minat
(Straubhaar et al., 2012: 269).
Jika
mencari definisi dari media sosial di google, maka google akan menampilkan pengertian
media sosial sebagai ebsite dan aplikasi yang digunakan untuk jejaring sosial.
Jika menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media online, dengan para
penggunanya(users) bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan
isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki,forum dan dunia virtual. Blog,
jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum
digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia.
Andreas
Kaplan dan Michael Henlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok
aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideology dan teknologi
Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated
content”.
Media sosial mempunyai
ciri-ciri yaitu sebagai berikut :
Pesatnya
perkembangan media sosial di era sekarang ini dikarenakan semua orang bisa
memiliki media sendiri. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses
menggunakan media sosial hanya dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya
lambat sekalipun tanpa biaya besar tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri dan
dimana saja, apalagi dengan adanya Smartphone yang semakin memudahkan untuk
menggunakan media sosial. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit,
menambahkan memodifikasi baik tulisan gambar, video, grafis, dan berbagai model
content lainnya. Beda halnya pada saat tahun tahun 2007, masyarakat sangat
sulit untuk menggunakan media sosial, karena pada saat tahun itu masyarakat
masih harus menggunakan komputer sedangkan pada jaman seperti itu komputer
merupakan barang mewah, terlebih di jaman itu masih belum adanya Smartphone dan
adanya smartphonepun itu masih sangat jarang sekali sehingga menyulitkan para
pengguna untuk mengakses media sosial.
Meskipun
di tahun 2007-an sudah ada media sosial seperti Friendster, Digg, dan Xinga
akan tetapi sangat sulit untuk selalu mengakses medsos tersebut dan pengguna
mereka pun sedikit sehingga medsos-medsos yang diatas ada yang dihapus dan
masih ada yang diperbarui, sehingga menurut saya medsos yang ada di atas sudah
termasuk media sosial lama karena hingga jaman sekarang medsos itu
jarang ada yang memakai lagi bahkan tidak ada yang memakai. Berbeda dengan
medsos yang trend atau muncul beberapa tahun ini seperti Instagram, Path, BBM,
Facebook, Line, dan sebagainya. Medis sosial ini bisa dikatakan media
sosial baru karena medsos ini berkembang disaat perkembangan teknologi
sudah canggih, seperti Smartphone yang ada dimana-mana mulai dari harga yang
termurah hingga yang termahal, komputer atau laptop yang sekarang bukan lagi
termasuk barang mewah karena sudah ada laptop mini yang harganya sudah
terjangkau. Sehingga para pengguna bisa dengan mudah mengakses medsos-medsos
tersebut dan banyak yang memakai, dan jika semakin banyak pengguna maka medsos
tersebut tidak akan punah kan? Nah oleh karena itu menurut saya beda media
sosial lama dengan media sosial baru yaitu hanya beda
dari kecanggihan teknologi dahulu dengan kecanggihan teknologi sekarang, karena
dengan semakin canggihnya teknologi maka para pengguna pun semakin aktif untuk
menggunakan atau mengakses media sosial tersebut, dan media sosial tersebutpun tidak
akan hilang, tidak kurangnya pengguna atau tidak akan dihapus.
BAB III
PENUTUP
Salah
satu aplikasi new media adalah jejaring sosial istilah jejaring sosial pada
dasarnya berhubungan dengan fungsinya dalam komunikasi atau grup. Seringkali
jaringan sosial juga termasuk media sosial yang memfasilitasi interaksi dan
percakapan antar penggunanya. Istilah media sosial juga sering digunakan untuk
media yang mendesain dengan tujuan berbagi pesan, mudah digunakan untuk
mengirim maupun menerima pesan tanpa mengeluarkan biaya.
Meskipun
media sosial termasuk kedalam media baru akan tetapi media sosial memiliki beda
antar media sosial lama dengan media sosial baru. Beda Media sosial lama dengan
Media
sosial baru yaitu hanya beda dari kecanggihan teknologi dahulu dengan
kecanggihan teknologi sekarang, karena dengan semakin canggihnya teknologi maka
para pengguna pun semakin aktif untuk menggunakan atau mengakses media sosial
tersebut, dan media sosial tersebutpun tidak akan hilang, tidak kurangnya
pengguna atau tidak akan dihapus.
DAFTAR
PUSTAKA
Kuswandi, Wawan. 2008. Komunikasi Massa, Analisis Interaktif Budaya Massa.
Jakarta: Rineka Cipta.
Susan, Lhia. 2013. “NEW MEDIA (Definisi, Pandangan, Manfaat,Komponen dan
Contoh dari New Media)”, (Online),
(http://lhiasusan20.blogspot.com/2013/11/new-media-definisi-pandangan-manfaat.html/, diakses 24 Jun.15)
Nino.
2014. “Media Lama vs Media Baru: Sejarah lahirnya Media Sosial”, (Online), (http://komunikasi.us/index.php/course/2605-nino/, diakses 24 Jun. 15)
http://www.romelteamedia.com/2014/04/media-sosial-pengertian-karakteristik.html



